Berikut adalah draf berita yang disusun dengan gaya jurnalistik formal, namun tetap menarik. Anda dapat menyesuaikan nama desa, tanggal, dan nama tokoh yang terlibat.
Hotel Montana Sangkanhurip– Dalam upaya mempercepat transformasi digital di tingkat pemerintahan terkecil, PT. Easystem Smart Tech menggelar Pelatihan Operasional Aplikasi Digital Easydes pada Hari Senin Tanggal 22 Desember 2025 bertempat di Hotel Montana Sangkanhurip Kab Kuningan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Operator desa, dengan tujuan menyederhanakan birokrasi dan meningkatkan akurasi data kependudukan.
Transformasi Menuju "Smart Village"
Ryan Sopyan ( Direktur PT Esystem Smart Tech) , dalam sambutannya menyatakan bahwa adopsi aplikasi Easydes merupakan langkah konkret desa untuk keluar dari kerumitan administrasi manual yang selama ini memakan waktu lama.
"Kita ingin pelayanan kepada masyarakat secepat kilat. Dengan Easydes, warga tidak perlu lagi menunggu berjam-jam hanya untuk mengurus selembar surat keterangan. Semua sudah terintegrasi secara digital," ujarnya.
Fitur Unggulan yang Dipelajari
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan bimbingan teknis intensif mengenai beberapa fitur kunci aplikasi, di antaranya:
Otomatisasi Surat-Menyurat: Pembuatan berbagai jenis surat keterangan yang hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit.
Pemutakhiran Data Mandiri: Sinkronisasi data kependudukan agar bantuan sosial dan kebijakan desa lebih tepat sasaran.
Dashboard Transparansi: Pengelolaan informasi publik yang lebih terbuka bagi warga.
Antusiasme Perangkat Desa
Salah satu peserta pelatihan, Ririn (Kaur Perencanaan) mengaku sangat terbantu dengan sistem ini. "Dulu kami harus bongkar pasang arsip fisik jika ada warga yang minta data lama. Sekarang, cukup masukkan NIK, semua riwayat data langsung muncul. Ini sangat memudahkan kerja kami di lapangan," ungkapnya.
Dengan implementasi Easydes, diharapkan Desa Dukuhlor dapat menjadi pelopor desa digital di wilayah Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan pelatihan ditutup dengan simulasi pelayanan publik langsung menggunakan aplikasi, di mana perangkat desa mempraktikkan cara mencetak dokumen secara digital yang telah terstandarisasi.